Templates by BIGtheme NET
Home » Kata Desa » Karet dan Horti, Penopang Teluk Empening
Untuk menghasilkan Getah Karet yang baik Bapak Suwarto turun pagi pagi sekali untuk meyadap

Karet dan Horti, Penopang Teluk Empening

Pemerintah Desa Teluk Empening Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya masih mengandalkan sektor perkebunan karet dan holtikultura untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, ditengah ekspansi perkebunan sawit di Kabupaten Kubu Raya ini. “Sampai saat ini kita masih mengandalkan karet dan tanaman holtikultura untuk menopang perekonomian masyarakat karena sejak dulu hal itu sudah menjadi mata pencarian andalan warga kami” kata Kepala Desa Teluk Empening (Muhammad Firdaus).

Bapak Muhammad Firdaus menjelaskan, potensi lahan kosong yang siap dimanfaatkan di desa cukup besar, sekitar 400 hektar, dari total lahan kosong tersebut 200 hektarnya masih sangat potensial untuk ditanami karet. Namun, pihaknya masih kebingungan untuk mencarikan pihak ketiga agar karet tersebut dapat berkembang dengan baik, karena jika menggunakan kemampuan masyarakat sangat terbatas. “Kita masih kebingungan nantinya untuk mencari pihak ketiga atau bagaimana, karena pada tahun sembilan puluhan Terentang dikenal sebagai penghasil karet terbaik di Kalbar “tuturnya.

Menurut produksi karet di Desa Teluk Empening sudah menurun karena tidak ada regenerasi dari pohon karet tersebut. “Produksi karet yang sudah ditanam tahun 1963 paling sekarang maksimal sudah 20%, padahal itu mata pencarian yang diandalkan masyarakat dan sebenarnya sejak dahulu masyarakat sudah sangat bersahabat, Dulunya, anak-anak setiap pagi membantu orang tuanya sebelum kesekolah, “katanya.

Muhammad Firdaus menjelaskan rentang masa produktif petani karet lebih panjang daripada perkebunan sawit karena kerja karet tidak seberat mengelolah sawit. Manfaat masyarakat di Desa Teluk Empening sudah sangat teruji. Pihak desa sendiri juga sudah mengajukan bantuan tanaman karet baru kepada dinas terkait. Bapak Muhammad Firdaus berharap agar permohonan itu bisa segera terpenuhi sehingga produksi Karet diwilah Desa Teluk Empening dapat berkembang lebih baik.

“Persoalan kami karena lahannya tidak tertata dengan baik, bukan tidak ada peremajaan, apalagi ketika musim kemarau ada masyarakat membakar lahan, sehingga menghabiskan beberapa perkebunan karet di desa kami. Ini yang banyak membuat masyarakat putus asa dan banyak yang berpindah ke kota,” ungakap Bapak Muhammad FIrdaus. Bapak Muhammad FIrdaus yakin, jika ada bantuan dari pihak ketiga dalam pengolahan karet di Desa Teluk Empening maka masyarakat bisa meningkatkan pendapatannya karena selain mengandalkan karet, masyarakat Desa Teluk Empening juga menggunakan sistem tumpang sari pada lahan karet dengan mengembangkan holtikultura seperti sayuran, jahe dan kacang-kacangan.

“Potensi holtikultura di desa kami juga sangat baik, bahkan Desa kami selama ini juga menjadi salah satu desa pemasok holtikultura untuk Kubu Raya dan Kota Pontianak,” jelas Bapak Muhammad FIrdaus

Tuliskan Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful